The Porcelain Shop (Answer)

theporcelainshop

Dear readers,

Oke, jadi pada kesempatan ini, Rachel mau njelasin soal jawaban dari riddle The Porcelain Shop. Kali ini penjelasannya lumayan simpel, dan mungkin enggak akan sepanjang jawabannya riddle Unspoken Words. Langsung aja ya!^^

Jadi, kita bisa simpulkan kalau Seungcheol dan Jeonghan ini adalah bawahannya Tuan Kim. Sedangkan Tuan Kim sendiri itu adalah seorang detektif senior yang sedang menyelidiki sebuah kasus penyelundupan narkotika di toko porselen punya Minghao.

Tapi sayangnya, pas lagi nyelidikin sendirian nih, Tuan Kim ini tewas tepat di depan tokonya Minghao. Karena nggak ada cctv di daerah itu, maka ga ada bukti apa-apa.

Di sini, yang sebenernya terjadi itu, Tuan Kim berhasil nemuin bukti di toko Minghao, cuman ketauan sama Minghaonya dan alhasil Tuan Kim dibunuh.

Tapi waktu dua detektif itu sampai di lokasi, Minghao ini bilang kalau Tuan Kim itu kecelakaan. Seungcheol percaya-percaya aja awalnya, sampai dia dan Jeonghan nemuin pesan kematian dari Tuan Kim itu sendiri.

Nah, logikanya, kalau kecelakaan terus kepalanya kebentur, orang itu kemungkinan besar udah ga bakal sadarkan diri di tempat. Jadi karena Tuan Kim masih sempet nulis kode itu, berarti Tuan Kim sama sekali enggak kecelakaan, tapi memang sengaja dibunuh.

Sekarang, alasan kenapa Tuan Kim nulisin kode itu di tempat tersembunyi, itu karena tempat itu berhadapan langsung dengan kaca dari toko roti yang sempat disebut. Dan menurut Tuan Kim ini, anak buahnya bakalan nemuin jawaban dari kode itu dari pantulan kaca.

Netra Seungcheol masih tak lepas dari bayangannya sendiri pada kaca. Entah apa yang merasuk ke dalam benaknya hingga ia menghabiskan waktu dengan bercermin, namun tahu-tahu saja sebuah penglihatan membuatnya terbelalak.

Ia maju selangkah, lantas berujar, “Jeonghan, bisa tolong geser sedikit? Jangan tutupi tulisannya.”

Jeonghan lantas berdiri, kemudian menghampiri kawannya yang masih setia memusatkan pandangan lurus ke depan. “Kenapa?”

“Coba lihat,” ujar Seungcheol sembari mengarahkan telunjuknya.

Waktu Seungcheol nunjuk, itu dia sedang nunjuk ke arah kaca, yaitu ke pantulan dari kode yang ditulis Tuan Kim.

Kodenya : 23UT4T2 3HT 3D12N1

Kalau dipantulkan ke kaca, kode itu bakal jadi : porcelainshop2.png

Jadi, kode itu bisa dibaca sebagai INSIDE THE STATUES, dan karena Seungcheol ngerti kalau kasus ini adalah penyelundupan narkotika, makanya dia langsung ngeh kalau di dalam patung-patung Minghao itulah tempat persembunyian narkotikanya. Belum lagi Seungcheol ngeliat Minghao yang overprotective sama patung-patungnya, dia makin yakin kalau Minghao bener-bener nglakuin penyelundupan:)

Satu hal lagi, kalau kalian bertanya-tanya, kenapa Seungcheol sebut kalau Minghao ini orang yang pinter nyembunyiin sesuatu? Yang pertama, yaitu karena Minghao milih patung-patungnya sebagai tempat persembunyiannya, sedangkan yang kedua, karena Minghao udah nutupin kasus penyelundupan itu dengan sebuah kasus kecelakaannya Tuan Kim, supaya fokus dari detektif-detektif itu bisa teralihkan.

Tapi ya sepinter-pinternya penjahat, detektif harus lebih pinter dong yaa:3

Oke, jadi segini di sini dulu penjelasannya, terima kasih banyak buat yang sudah nyempetin buat baca dan jawab riddlenya. Sampai ketemu di lain waktu!^^

Advertisements

2 thoughts on “The Porcelain Shop (Answer)

Leave Your Thoughts Here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s