Unspoken Words (Answer)

unspokenwords.jpg

Hola, readers!

Jadi, aku di sini mau memberi penjelasan tentang riddle Unspoken Words, langsung aja ya!^^

Pertama-tama, coba kalian fokus ke sudut pandang di cerita ini.

Di sini, kalian salah kalau mikir si ‘Aku’ adalah orang ketiga atau semacamnya, karena di sini si ‘Aku’ adalah si Audrey sendiri yang sebenernya sudah jadi hantu.

Sejak awal, Audrey ini sudah merhatiin Vernon terus. Untuk kejadiannya, kalian bisa perhatikan percakapan antara Vernon dan Mingyu.

“Bagaimana kemarin?”

“Entahlah, kurasa bagaimana pun juga aku akan dijebloskan ke penjara.”

“Makanya, jangan kebanyakan gaya pakai tawuran segala. Kau bukan preman atau pun orang yang ahli beradu jotos, Vernon. Lucu sekali waktu kau datang sendirian, padahal kau tahu kalau Seungcheol pasti membawa komplotannya.”

“Aku tidak tahan karena ia merendahkan Audrey.”

“Tidak tahan? Serius? Gadis itu jelas sekali sudah melarangmu pergi, Bung. Tetapi pada akhirnya kau bersikap tak acuh. Satu hal yang jelas, kau tetap datang ke tempat itu agar kau tidak kalah taruhan dengan Soonyoung. Benar?”

“Ya, aku tahu, tetapi—”

“Aku paham kau tidak benar-benar punya perasaan pada Audrey, hanya saja jangan lupakan fakta kalau gadis itu tulus, Vernon. Ia memang kuat dalam tenaga, tetapi tidak wajar kalau seorang gadis berani menengahi pertarungan antara belasan lelaki yang lantas berdampak pada nyawanya sendiri. Aku juga mengerti bukan suatu kesengajaan kau memukul kepalanya dengan balok kayu, tetapi— Well, kalau dipikir-pikir sebenarnya tidak perlu sampai begini, kan?”

Nah, seperti dialog di atas, jadi awalnya Vernon dan Soonyoung di sini itu bikin taruhan, yang jadi bahan taruhannya Audrey. Singkat cerita Vernon berhasil dapetin hatinya Audrey, padahal si Audrey sendiri sebenernya tahu kalau dia dijadiin bahan taruhan, dan Vernon itu nggak beneran punya perasaan ke dia.

Sampai suatu hari, ada Seungcheol dari sekolah sebelah itu juga ikutan suka sama Audrey, cuman karena gayanya brutal gitu sih, makanya sampek ngajak Vernon tawuran. Di sini Audrey udah ngelarang, tapi nggak dipeduliin sama Vernonnya. Alhasil waktu tawuran, Audrey berusaha nolongin Vernon yang diserbu sama Seunghceol dan gengnya, tapi si Audrey malah nggak sengaja kepukul sama Vernonnya sendiri dan tewas di tempat.

Akhirnya, Vernon yang berurusan sama polisi atas tuduhan pembunuhan. Di sini, Audrey intinya marah dan sakit hati sama Vernon.

Bisa dilihat dari monolog :

Bohong kalau awalnya aku turut bersedih. Toh, ini semua memang salahnya. Tetapi, bohong juga kalau aku berkata jika aku tidak mencintainya lagi.

Tapi meskipun sakit hati, ya tetep aja cinta sih:”) /duh

Next ya^^

Malemnya, Audrey yang sudah berwujud hantu ini dateng ke apartemennya Vernon, buat ngunjungin gitu aja.

Di kamarnya Vernon, Audrey masuk dan nemuin Vernon lagi nulis sesuatu. Kalau kalian bingung ‘Vernonnya ini cenayang bukan sih?’, ‘Bisa lihat Audrey dalam wujud hantu nggak?’, jawabannya enggak kok:)

Di sini Audrey memang sempet bicara ke Vernon, tapi Vernon cuma bermonolog, bukannya ngomong-ngomong sama si Audrey. Dan setelah Vernon bunuh diri, disitulah dia baru bisa ngelihat Audrey:)

Sekarang soal ‘Unspoken Words’ yang dimaksud Vernon. Sebenernya ini sederhana, kalian cuma tinggal perhatikan setiap abjad di awal baris surat Vernon.

If I thought that day would be the last time …

Maybe I wouldn’t do that …

Saying those cruel things instead of my honesty …

Only makes me wonder till this time, why couldn’t I?

Rough relationships that you’ve been through with hardships …

Red as wine, can I pay with the blood of mine?

You’re right, I’m already dying inside …

 

I don’t know why I write this …

Let me say it, this is so stupid, isn’t it?

Okay, but only these phrases that I have …

Vast affection of yours, I’m really thankful for that …

Engraved life with tears and laughter, can’t we live it once more?

You might be okay, but I hate the fact that everything’s gone wrong …

Only bringing sickness, despair, and sorrow …

Unspoken words, I promise that you will hear it …

Yah, dan ‘Unspoken Words’ itu adalah gabungan dari semua abjad itu, yang kalau disusun menjadi  I’M SORRY, I LOVE YOU (makanya Audrey sendiri sampai butuh lima kali baca baru ngeh:”)).

Jadi intinya ya meskipun ngomongnya taruhan, tapi sebenernya Vernon juga udah cinta sama Audrey dari awal, cuman gengsi aja mau ngomong. Audrey-nya meninggal baru nyesel dah.

Bisa juga dilihat dari ucapan Vernon : “Bukannya aku lari dari kenyataan, atau pun menjadi pengecut. Tak ada hubungannya dengan itu semua. Tetapi, ada sesuatu yang harus kulakukan. Sesuatu yang lebih penting.”

Di sini Vernon menyatakan kalau dia bunuh diri bukan karena takut dipenjarain atau berurusan dengan sana-sini, tapi karena dia punya sesuatu yang penting buat dilakukan. ‘Sesuatu yang penting’ ini adalah nemuin Audrey itu sendiri di alam sana buat minta maaf dan nyatain perasaannya itu:”)

Oke, yang berhasil baca pembahasannya sampai sini, selamat! Maafin kalau riddle ini bikin kalian semua pusing tujuh keliling:”)

Sekian dulu pembahasannya, see you next time!♥

rachel.

Advertisements

Leave Your Thoughts Here

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s